|
8
Tuhan,
memohon
keberkahan
dan
perlindungan
pada-Nya
agar
anak
yang
akan
dilahirkan kelak bisa
lahir
dengan
selamat,
menjadi
anak
yang
sholeh
,
berbudi
luhur
dan
patuh
kepada
kedua
orang
tuanya.
10. Upacara
Pernikahan
Upacara
adat perkawinan
Betawi
dilakukan
melalui
beberapa
tingkatan
upacara
yang
berhubungan
atau
berkaitan
satu sama
lainnya.
Diantaranya
:
-
Ngedelengin
-Ngelamar
-
Bawa
Tande
Putus
-AkadNikah
-
Kebesaran
-Negor
-
Pulang
Tige
Ari
11.
Bakal
Adat kebiasaan
yang
sering
dilakukan
oleh
orang
Betawi
dahulu
dengan
maksud
untuk
menyambut
kedatangan
calon
pengantin
laki-laki
yang akan
mengunjungi
rumah
caJon
mertuanya
untuk
bersalaman
pada
waktu Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.
12. Bikin dan Pinde
Rume
Dilakukan
saat
orang
Betawi akan
melakukan
pembangunan
rumah.
Dan pindah ke rumah
yang
baru.
13. Nazar
Masyarakat
Betawi
pinggir
menyebutnya
"ngucap"
dan
"kaulan".
Merupakan
semajam
janji yang
diniatkan
dalam
hati
dan
diucapkan
dengan
tegas
serta dapat
didengar
oleh
orang
disekitamya.
Nazar
itu
harus
dilaksanakan
sesuai
janji manakala
tidak dilaksanakan
akan berakibat
buruk bagi si
nazar.
14. Lebaran
Bagi orang
Betawi,
lebaran
adalah
salah
satu
puncak
kegembiraan
setelah
menjalankan
masa
bakti
dan ketakwaan.
Untuk
sampai
pada
tahap
lebaran
beberapa
tahap
lagi
yang
harus
dilalui
dengan
baik
dan
benar.
Orang
Betawi
mengenal
paling
sedikit
tiga
rnacam lebaran, yaitu
lebaran
Idul
Fitri, lebaran
haji, dan
lebaran anak
yatim.
15. Upacara
Kematian
Atau
tahlilan,
diselenggarakan
oleh
para
anggota
keluarga
apabila
ada kematian.
Mengadakan
selamatan
atau
sedekahan,
selamatan
semacam
ini juga
diadakan
pada
waktu
yang
meninggal
telah
|