|
3
BAB 2
DATA DAN ANALISA
2.1. Sumber Data
2.1.1. Situs
-
Indonesia memiliki tipografi vernakular sendiri tetapi belum pernah ada yang
mensosialisasikannya secara resmi kepada publik bahwa tipografi jalanan itu
bukan tulisan semata melainkan karya seni. Di negara lain telah banyak
bermunculan situs
tipografi vernakular yang dibagi berdasarkan negara.
Bahkan ada satu negara yang khusus mendokumentasikan tipografi
vernakularnya dalam satu website. Handpaintedtype.com merupakan website
hasil kolaborasi beberapa desainer India yang khusus mendokumentasikan
seni tipografi vernakular India dan membuka kontribusi masyarakat untuk
turut serta menyumbang
dokumentasi dan font yang
dapat dibeli ke dalam
situs tersebut.
-
Ada pula situs
dengan nama vernaculartypograpy.com
yang memuat
dokumentasi tipografi vernakular yang dikelompokkan melalui negara.
Sehingga kita dapat melihat bagaimana ciri khas tipografi vernakular masing-
masing negara.
-
Situs ini
milik seorang desainer dari San Fransisco yang sudah terkenal
sering membuat font vernakular yaitu Pablo A. Medina.
Situs ini penulis
jadikan referensi karakter desain vernakular dan penerapannya.
-
Situs ini membahas khusus font FF Scala dan familynya. Dari sejarah hingga
spesifikasi fontsylenya secara teknikal dan penerapan-penerapannya. Situs ini
digunakan sebagai referensi teknis dalam membuat font.
-
Di dalam website ini tertulis data tentang sejarah pecel lele di Jakarta dan
asal mula berkembangnya usaha pecel lele Lamongan hingga sesukses saat
ini. Soen'an yang saat ini menjabat Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi
Departemen Kelautan dan Perikanan
(DKP) mengemukakan, berdasarkan
hasil penelitian Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi
dan Sosial (LP3ES), warga Lamongan telah membuka lapak soto di Jakarta
|