![]() 17
Gambar 2.29. Warung Nasi Uduk milik Mas Sandy, Jakarta Utara.
-
Ega seorang pedagang warung tenda seafood asal Brebes yang berumur 32 tahun
dan sudah merintis usahanya di lokasi yang berdekatan dengan Pak Sandi
tersebut sudah 15 tahun. Ia merupakan saudara dari pembuat spanduk miliknya
dan milik Pak Sandi. Hanya saja ketika penulis bertanya apakah saudaranya bisa
dihubungi untuk diwawancara, ia tidak memiliki nomor yang bisa dihubungi,
mereka hanya bertemu jika pulang kampung saja. Ia mengatakan bahwa
saudaranya dulu belajar membuat spanduk ini di sekolah yang berlokasi di jalan
Pramuka, hanya saja ia tidak mengetahui nama sekolahnya dan keberadaannya
hingga sekarang. Pak Ega berkata ia pernah mendengar daerah Ciledug atau
Cilegon ada yang juga menjual spanduk yang dilukis sendiri itu. Atau mungkin
bisa didapatkan di tempat jual stempel, plat atau spanduk
Gambar 2.30. Warung Nasi Uduk milik Mas Ega, Jakarta Utara.
-
Zainal Arifin, 53 tahun, adalah seorang pedagang berbagai macam hidangan
nasi dan ayam yang bernama Comal mengaku bahwa spanduk warungnya
disablon di daerah Poncol dekat Pasar Nangka. Sebelumnya ia juga memakai
spanduk yang dilukis sendiri oleh saudaranya yang sekarang bekerja di Honda
dan tinggal di Bekasi. Sayangnya saudaranya itu tidak bisa dihubungi dan ia
|