Home Start Back Next End
  
20
Ciri-ciri tipografi vernakular :
-
Dinamis karena banyak terpengaruh tren.
-
Sering meniru budaya popular.
-
Tipografi vernakular juga romantik, dalam cara pandang pembuatnya
menonjolkan perasaan indah, dan bangga akibat pengaruh penggunaan material
ataupun meniru dan melestarikan gaya ungkap penggambaran jaman dahulu
(tradisi).
-
Huruf cenderung ramai dengan hiasan.
-
Warna yang cerah, kontras.
-
Susunan yang geometris, melingkar, berbingkai dan berulang (pola redundan).
-
Terkadang berpenampilan lucu, aneh, dan mengejutkan. 
Keunikan dan keragaman bentuk anatomi dan karakter huruf-huruf terbentuk
karena huruf dihias, diolah, diberi ornamen, diberi tambahan gambar, ditebal-
tipiskan, ditonjolkan dengan diberi bayangan, dilapis, diberi warna kontras,
sehingga tipografi vernakular cenderung berpenampilan bebas, ornamental,
dekoratif dan figuratif.
2.4. Hasil Analisa
Pengaruh Pasca Modern terhadap Tipografi Vernakular
Peradaban manusia telah melewati tahap-tahap pra-sejarah, sejarah, klasik, modern,
dan
kini memasuki era pascamodern. Pascamodern adalah sebuah tahap
perkembangan sosial yang dipikirkan sebagai melampaui modernitas. Sudut
pandang yang diangkat adalah menyorot pada dampak perubahan radikal dari
ekonomi era industri yang berkutat seputar produksi barang dan jasa menuju
ekonomi pascaindustri yang diorganisasikan seputar konsumsi budaya, permainan
media massa dan perkembangan teknologi informasi. Perubahan masyarakat
modern menuju era pascamodern membawa dampak besar terhadap perkembangan
budaya dan komunikasi.
Ciri-ciri budaya masyarakat pascamodern:
-
Pengaruh budaya & media massa yang menjadi sedemikian kuat
-
Konsumsi tinggi berbagai bentuk simbol-simbol & gaya hidup
-
Serangan/kritik atas ide tentang realitas dan representasinya
-
Prinsip pemersatu dari produksi kultural adalah imaji & ruang, bukan lagi narasi 
    dan sejarah.
-  
Bentuk-bentuk seni urban menonjolkan unsur hiburan, dan gaya hidup.
-  
Pemujaan hibriditas. Klasifikasi, batas-batas, seperti batas antara budaya   
    tinggi/elite dan budaya rendah/popular semakin mengabur bahkan ditinggalkan.
Vernakular muncul pada era pascamodern ini, sejak kemunculan desain retro yang
merujuk pada desain tahun 1930an. Terminologi vernakular ini memang hadir atas
bentuk perlawanan pada era modern yang kaku dan tidak dinamis dan sebagai
paham liberal yang mempengaruhi desain menjadi intuitif dan personal. Oleh
karena itu vernakular menghasilkan tipografi yang ekspresif, kasual, tidak konsisten
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter