11
tertulis maupun lisan. Metoda-metoda otomatis dan inspeksi, pengujian (test)
atau dengan pengambilan sampel.
4.
Pembandingan pelaksanaan kegiatan dengan standar dan penganalisaan
penyimpangan-penyimpangan. Perbandingan pelaksanaan nyata dengan
pelaksanaan yang direncanakan atau standar yang telah ditetapkan merupakan
tahan yang paling mudah dilakukan, tetapi kompleksitas dapat terjadi pada
saat menginterpretasikan adanya penyimpangan (deviasi). Pertimpangan-
pertimpangan harus dianalisa untuk menentukan mengapa standar tidak dapat
dicapai.
5.
Pengambilan tindakan korektif bila perlu. Bila hasil analisa menunjukan
perlunya tindakan koreksi, tindakan ini harus diambil. Tindakan koreksi dapat
diambil dalam berbagai bentuk. Standar mungkin diubah, pelaksanaan
diperbaiki, atau keduanya dilakukan bersamaan.
II.1.2.4 Gaya Pengawasan
Gaya Pengawasan adalah perilaku yang khas yang dimiliki setiap pengawas ketika
melaksanakan fungsi pengawasan tersebut. Umumnya, manajer bertindak dalam cara
yang berbeda dan menggunakan pendekatan yang berbeda untuk berhubungan
dengan bawahan mereka selama menjalankan prosedur manajemen di perusahaan.
Gatfield (Journal of Higher Education and Policy Management,
2005:319)
menyebutkan empat gaya pengawasan utama, berdasarkan model yang menggunakan
dukungan dan struktur. Sumbu vertikal mewakili dukungan dan sumbu horisontal
mewakili struktur.
|