|
43
SPC digunakan untuk mengukur kinerja sebuah proses. Sebuah proses dikatakan
beroperasi dalam kendali statistic bila sumber variasi berasal hanya dari sumber
yang alamiah. Pertama kali proses harus dibawa ke dalam kendali statistic dengan
mendeteksi dan menghilangkan sumber variasi buatan (assignable). Setelah itu,
barulah kinerja proses dapat diramalkan, dan kemampuannya untuk memenuhi
harapan konsumen dapat diperkirakan. Tujuan sebuah system pengendalian proses
adalah untuk memberikan peringatan stastistik bila terdapat penyebab variasi
buatan. Peringatan ini dapat mempercepat pengambil keputusan mengambil
tindakan yang sesuai untuk menghilangkan penyebab buatan. Variasi alamiah
adalah variabilitas yang mempengaruhi setiap proses produksi pada suatu tingkat
dan diharapkan; juga dikenal sebagai penyebab umum. Sedangkan variasi buatan
adalah variasi dalam sebuah proses produksi yang dapat ditelusuri penyebab
khususnya. (Heizer dan Render, 2009, p345)
Six Sigma
Six Sigma adalah suatu cara yang lebih cerdas untuk mengatur sebuah bisnis atau
sebuah departemen. Six Sigma
menempatkan customer pada prioritas utama dan
menggunakan fakta dan data untuk mencapai solusi yang lebih baik. (Pande dan
Holpp, 2002, p2)
|