![]() 57
sebagai contoh, sebuah perusahaan
percetakan yang memfokuskan tim-
timnya pada pengurangan millimeter
penyimpangan di dalam pemotongan
kertas (memang merupakan faktor
kualitas yang penting), sementara proses
pelacakan
pesanan mereka dalam
kualitas kacau balau. Bahkan jika
kualitas produk adalah sempurna /
unggul, para pelanggan tidak
memperolehnya dengan tepat waktu.
menjadi total dibanding Total Quality!
Sumber: Pande, Neuman dan Cavanagh, 2000, p42-48
Konsep Dasar Six Sigma
Pada dasarnya pelanggan akan puas apabila mereka menerima nilai yang mereka
harapkan. Apabila produk (barang dan / atau jasa) diproses pada tingkat kinerja
kualitas Six Sigma, perusahaan boleh mengharapkan 3,4 kegagalan per sejuta
kesempatan (DPMO) atau bahwa 99,99966 persen dari apa yang diharapkan
pelanggan aka nada dalam produk (barang dan / atau jasa) itu. Dengan demikian,
Six Sigma
dapat dijadikan ukuran target kinerja proses industri tentang bagaimana
|