Home Start Back Next End
  
58
baiknya suatu proses transaksi produk antara pemasok (industri) dan pelanggan
(pasar). Semakin tinggi target sigma
yang dicapai, semakin baik kinerja proses
industri. Sehingga 6-sigma
secara otomatis lebih baik daripada 4-sigma, dan 3-
sigma. Six Sigma
juga dapat dianggap sebagai strategi terobosan yang
memungkinkan perusahaan melakukan peningkatan luar biasa (dramatic) di tingkat
bawah dan sebagai pengendalian proses industri yang berfokus pada pelanggan
dengan memperlihatkan kemampuan proses. (Gaspersz, 2007, p37)
Six Sigma
Motorola merupakan suatu metode atau teknik pengendalian dan
peningkatan kualitas dramatic yang diterapkan oleh perusahaan Motorola sejak
tahun 1986, yang merupakan terobosan baru dalam bidang manajemen kualitas.
Banyak ahli manajemen kualitas menyatakan bahwa metode Six Sigma
Motorola
dikembangkan dan diterima secara luas oleh dunia industri, karena manajemen
industri frustasi terhadap sistem-sistem manajemen kualitas yang ada, yang tidak
mampu melakukan peningkatan kualitas secara dramatik menuju tingkat kegagalan
nol (zero defects). Banyak sistem manajemen kualitas, seperti Malcolm Baldrige
Quality Award (MBNQA), ISO 9000, dan lain-lain, hanya menekankan pada upaya
peningkatan terus-menerus berdasarkan kesadaran mandiri manajemen, tanpa
memberikan solusi yang ampuh bagaimana terobosan-terobosan harus
dilakukan
untuk meningkatkan kualitas secara dramatik menuju tingkat kegagalan nol.
Prinsip-prinsip pengendalian dan peningkatan kualitas Six Sigma
Motorola
mampu menjawab tantangan ini, dan terbukti perusahaan Motorola selama kurang
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter