Home Start Back Next End
  
26
Etos kerja ini merupakan ciri lain yang menonjol pada pribadi pengusaha
dan setiap pengusaha memiliki etos kerja yang berbeda-beda. Namun jika
dibandingkan dengan individu lain, perbedaan etos kerja pengusaha lebih
banyak dipengaruhi oleh faktor yang bersumber pada pribadi pengusaha itu
sendiri. Artinya etos kerja pengusaha terbentuk karena proses pengembangan
potensi diri. Pengusaha yang sukses senantiasa meningkatkan potensi-potensi
diri sehingga etos kerjanya pun makin tinggi. 
Etos kerja diawali pada pembentukan keteladanan dimana disadari atau
tidak hampir setiap sikap dan prilaku pengusaha menjadi sorotan atau secara
luas. Setiap orang mempunyai penilaian-penilaian tertentu yang mungkin
sama atau perbeda terhadap gerak gerik pengusaha. Penilaian tersebut bisa
saja positif atau negatif. Pengusaha yang memberikan senyum sambil
mengucapkan selamat pagi setiap datang ke kantor akan dinilai karyawannya
sebagai pimpinan atau bos yang ramah dan penuh perhatian. Namun
karyawan-karyawan akan menilainya sebagai pimpinan yang sombong dan
kaku manakala pengusaha tidak menjawab sapaan mereka. 
Dalam lingkungan sosial yang lebih luas pengusaha seperti halnya artis,
pejabat, dan orang-orang penting lainnya merupakam figur publik yang
kehidupan pribadinya tidak pernah luput dari sorotan masyarakat maupun
pers. Opini yang terbentuk dimasyarakat sangat ditentukan oleh sikap dan
prilaku pengusaha dalam kehidupan sehari-hari. Pengusaha yang selalu
menolak proposal sumbangan dari panti asuhan atau karang taruna misalnya
akan dinilai masyarakat sebagai pengusaha yang tidak memiliki tangung
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter