|
19
4.
Model pembelajaran berdasarkan area.
Model ini pada dasarnya hampir sama dengan model pembelajaran
berdasarkan sudut-sudut kegiatan. Model ini lebih memberi kesempatan
kepada anak didik untuk memilih kegiatan sendiri sesuai dengan
minatnya. Pembelajarannya dirancang untuk memenuhi kebutuhan-
kebutuhan spesifik anak dan menghormati keberagaman budaya.
Kecuali itu juga menekankan pada pengalaman belajar bagi setiap anak,
pilihan-pilihan kegiatan dan pusat-pusat kegiatan serta peran serta
keluarga dalam proses pembelajaran.
5.
Model pembelajaran sentra.
Model pembelajaran berdasarkan sentra memiliki ciri utama
pemberian pijakan (scaffolding) untuk membangun konsep, aturan, ide,
dan pengetahuan anak serta konsep densitas serta intensitas bermain.
Model pembelajaran ini berfokus pada anak yang dalam
proses
pembelajarannya berpusat di sentra bermain dan pada saat anak berada
dalam lingkaran. Pada umumnya pijakan/dukungan dalam model ini
untuk mendukung perkembangan anak, yaitu pijakan sebelum bermain,
pijakan selama bermain dan pijakan setelah bermain. Pijakan ini
dimaksudkan untuk mendukung perkembangan anak lebih tinggi. Ada 3
jenis permainan yang
disediakan dalam model ini yaitu; bermain
sensorimotorik atau fingsional, bermain peran, dan bermain
pembangunan (konstruktif, yaitu membangun pemikiran anak).
Beberapa metode pembelajaran yang diterapkan pada pembelajaraan di TK
adalah:
1.
Metode Bercerita
Metode bercerita adalah cara bertutur kata dan penyampaian cerita atau
memberikan penjelasan tentang suatu cerita kepada anak secara lisan.
|