![]() 29
faktor seperti:
Pertimbangan tingkat keselamatan koleksi perpustakaan.
Pertimbangan jenis koleksi dan sifat rentan dari koleksi.
Perbandingan antara jumlah staf, jumlah pemakai, dan jumlah
koleksi.
Luas gedung perpustakaan .
Rasio antara layanan dengan jumlah staf perpustakaan.
Berdasarkan penjelasan diatas,
terdapat dua macam sistem pelayanan yang
diterapkan pada perpustakaan, yaitu:
Closed Access Service (Sistem Layanan Tertutup)
Sistem pelayanan dimana pengunjung akan mendapat bantuan pustakawan
karena pengunjung tidak dapat menuju rak koleksi untuk mencari dan
mendapatkan koleksi yang diinginkan secara langsung. Kelebihan sistem ini
adalah keamanan untuk kondisi buku/koleksi agar lebih terjamin juga teratur,
dan ruang penyimpanan buku lebih efisien. Kekurangannya adalah pengunjung
tidak dapat mencari dan memilih sendiri buku-buku yang diperlukan dan hal ini dapat
mengurangi minat baca pengunjung.
Darmono (2001 : 137) Kelebihan Sistem Layanan Tertutup:
1.
Jajaran koleksi akan tetap terjaga kerapiannya karena hanya petugas
perpustakaan yang boleh masuk ke jajaran koleksi.
2.
Kemungkinan terjadinya kehilangan atau perobekan bahan pustaka
dapat ditekankan karena pemakai tidak dapat melakuakan akses
langsung ke jajaran koleksi.
3.
Ruangan untuk koleksi tidak terlalu luas, karena mobilitas petugas
di jajaran koleksi relative rendah.
Darmono (2001 : 137) Kelemahan Sistem Layanan Tertutup:
1.
Timbulnya tekanan dalam menemukan bahan pustaka karena
pengguna harus mengetahui ciri-ciri fisik bahan pustaka yaitu judul,
pengarang, ukuran buku, dan jumlah halaman sebelumnya.
2.
Judul buku tidak selalu menggambarkan makna pembahasan buku,
sehingga bisa saja judul yang telah dipilih ternyata kurang seperti yang
|