![]() 30
dimaksud.
3.
Jika peminjam cukup banyak dan petugas perpustakaan relatif terbatas,
hal ini membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup banyak untuk
memenuhi permintaan pemakai perpustakaan dan menyiapkan bahan
pustaka yang dibutuhkannya, sehingga pemakai harus menunggu lebih
lama.
Open Access Service (Sistem Layanan Terbuka)
Sistem pelayanan self-service
dimana pengunjung dapat menuju rak koleksi
untuk mencari dan mendapatkan koleksi yang diinginkan secara langsung tanpa
perantara pustakawan. Kelebihan sistem ini dibuat sehingga
pengunjung
mendapatkan minat baca yang lebih besar dan tidak ada tekanan.
Kekurangan sistem
ini adalah kondisi buku/koleksi yang kurang terjamin
keamanannya, dan juga
penyusunan buku menjadi kurang teratur sehingga
dapat mengganggu distribusi buku
ke pengunjung lain, serta membutuhkan
area penyimpanan yang lebih luas.
Darmono (2001 : 137) Kelebihan Sistem Layanan Terbuka:
1.
Pemakai dapat
melakukan pengambilan sendiri bahan pustaka yang
dikehendaki dari jajaran koleksi.
2.
Pemakai dilatih untuk dapatdipercaya dan diberi tanggung jawab
terhadap terpeliharanya koleksi yang dimiliki perpustakaan.
3.
Pemakai akan merasa lebih puas karena ada kemudahan dalam
menemukan bahan pustaka dan alternative lain jika yang dicari tidak
ditemukan.
4.
Dalam sistem ini tenaga perpustakaan yang bertugas untuk mengambil
bahan pustaka tidak diperlukan, sehingga bisa diberi tanggung jawab
di bagian lain.
Darmono (2001 : 137) Kelemahan Sistem Layanan Terbuka:
1.
Ada kemungkinan buku yang hilang relatif
lebih besar bila
dibandingkan dengan sistem tertutup.
2.
Ada kemungkinan pengaturan buku di rak penempatan (jajaran)
menjadi kacau karena ketika pengguna melakukan pencarian buku yang
diinginkan, buku yang sudah diambil dari jajaran rak dikembalikan
|