Start Back Next End
  
37
meminimalkan laba. Pola meminimumkan laba ini mungkin dilakukan karena motif
politik atau motif meminimumkan pajak. 
2.1.5
Positive Accounting Theory
Positive accounting theory
menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi
manajemen terkait dengan pemilihan
alternative accounting methods
(accounting
choice) dan terkait dengan perilaku manajemen laba
(Fields et al, 2001; Watts &
Zimmerman, 1986; Holthausen & Leftwich, 1983 dalam Priantinah, 2009).
Faktor-faktor dalam positive accounting theory yang dapat mempengaruhi
manajemen terkait dengan accounting choice adalah sebagai berikut.
1.
Political cost, yaitu biaya yang ditanggung perusahaan untuk melobi birokrat,
politisi,
atau standard setter
untuk penetapan antitrust, regulasi, subsidi
pemerintah, perpajakan, dan sebagainya. Misalnya, pada
industri migas
political cost berkaitan dengan pemilihan metode
Full Cost (FC)
atau
Successful Efforts (SE).
2.
Debt covenants, yaitu faktor yang menjadi pertimbangan manajemen dalam
memilih metode akuntansi. Sehingga,
mencapai kesamaan
penilaian
antara
kreditur, manajemen, bondholders, dan shareholders.
3.
Kinerja perusahaan, yaitu faktor yang
menjadi dasar penetapan besarnya
kompensasi, benefit,
dan insentif bagi manajemen. Oleh karena itu,
manajemen
akan memilih metode akuntansi
yang menghasilkan informasi
kinerja perusahaan yang lebih baik.
Faktor-faktor dalam positive accounting theory yang mempengaruhi
manajemen terkait dengan perilaku manajemen laba adalah sebagai berikut (Fields et
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter