Start Back Next End
  
25
2.4.2.3. Matriks Grand Strategy
Menurut David, Fred
(2009:348) Matriks Grand Strategy didasarkan pada dua
dimensi evaluatif: posisi kompetitif dan pertumbuhan pasar (industri). Setiap industri
yang pertumbuhan penjualan tahunannya melebihi 5% dapat dianggap memiliki
pertumbuhan yang cepat. strategi yang tepat untuk dipertimbangkan organisasi
ditampilkan dalam urutan daya tarik di setiap Kuadran matriks tersebut.
Perusahaan-perusahaan yang berada dalam Kuadran 1 Matriks Grand
Strategy memiliki posisi strategis yang sempurna. Untuk perusahaan-perusahaan
tersebut, konsentrasi pada pasar (penetrasi pasar dan pengembangan pasar) dan
produk (pengembangan produk) yang ada saat ini merupakan strategi yang sesuai.
Bukan hal yang bijak bagi sebuah perusahaan Kuadran 1 untuk beralih secara
mendasar dari keunggulan kompetitifnya yang sudah mapan. Bila perusahaan
Kuadran 1 memiliki kelebihan sumber daya, maka integrasi ke belakang, integrasi ke
depan, atau integrasi horizontal bisa menjadi strategi yang efektif. Ketika perusahaan
Kuadran 1 terlalu berpatokan dengan I produk tertentu, diversifikasi terkait kiranya
dapat membantu mengurangi resiko yang berkaitan dengan lini produk yang sempit.
Perusahaan-perusahaan Kuadran I memiliki sumber daya yang memadai untuk
mengambil keuntungan dari berbagai peluang eksternal yang muncul dibanyak
bidang. Mereka bisa mengambil resiko secara agresif jika perlu.
Perusahaan-perusahaan yang terletak di Kuadran II perlu secara serius
mengevaluasi pendekatan mereka terhadap pasar. Walaupun industri mereka tengah
tumbuh, mereka tidak mampu bersaing secara efektif dan mereka perlu mencari tau
mengapa pendekatan perusahaan saat ini tidak efektif dan bagaimana perusahaan
dapat memperbaiki daya saingnya. Oleh karena perusahaan-perusahaan Kuadran II
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter