BAB 2
DATA DAN ANALISA
2.1 Sumber Data
Data dan informasi untuk mendukung proyek Tugas Akhir ini diperoleh dari
berbagai sumber, antara lain:
-
The World of Tattoo oleh marten hesselt van dinter
-
Tato oleh Hatib Abdul Kadir Olong
Website, forum :
-
-
-
-
-
Wawancara dengan narasumber terkait :
-
Durga
2.2 Data Umum
2.2.1 ETIMOLOGI
Kata tato berasal dari kata Tahitian / Tatu
sedangkan pada masyarakat
mentawai disebut Titi dan pada masyarakat dayak ada yang menyebut Tutang,
Pantang, atau Tedak
yang memilki arti : menandakan sesuatu. Rajah
atau tato
(
Bahasa Inggris: tattoo) adalah suatu tanda yang dibuat dengan memasukkan pigmen
ke dalam kulit. Dalam istilah teknis, rajah adalah implantasi pigmen mikro. Rajah
dapat dibuat terhadap kulit manusia
atau hewan. Rajah pada manusia adalah suatu
bentuk modifikasi tubuh, sementara rajah pada hewan umumnya digunakan sebagai
identifikasi.
Rajah merupakan praktik yang ditemukan hampir di semua tempat dengan fungsi
sesuai dengan adat setempat. Rajah dahulu sering dipakai oleh kalangan suku-suku
terasing di suatu wilayah di dunia sebagai penandaan wilayah, derajat, pangkat,
bahkan menandakan kesehatan seseorang. Rajah digunakan secara luas oleh orang-
orang Polinesia, Filipina, Kalimantan, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan,
Mesoamerika, Eropa, Jepang, Kamboja, serta Tiongkok. Walaupun pada beberapa
kalangan rajah dianggap tabu, seni rajah tetap menjadi sesuatu yang populer di dunia.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tato berarti gambar (lukisan) pada bagian
(anggota) tubuh.
Keberadaan merajah tubuh di dalam kebudayaan dunia sudah sangat lama ada
dan dapat dijumpai di seluruh sudut dunia. Menurut sejarah, ternyata rajah tubuh
sudah dilakukan sejak 3000 tahun SM
(sebelum Masehi). Tato ditemukan untuk
pertama kalinya pada sebuah mumi yang terdapat di Mesir.
Konon hal itu dianggap
yang menjadikan tato kemudian menyebar ke suku-suku di dunia, termasuk salah
satunya suku Indian di Amerika Serikat
dan Polinesia
di Asia, lalu berkembang ke
seluruh suku-suku dunia salah satunya suku Dayak di Kalimantan.
|