|
19
dengan produk bernama Keurig
di salah satu populasi yang ada di
Amerika, seketika penjual kopi meningkat. Menarik bagi para ibu-ibu
rumah tangga. Kemudian di adaptasi oleh perusahan besar seperti Nestle
dengan produk bernama Nespresso
dan Starbucks
dengan produk
bernama Verismo.
Walaupun teknik yang digunkan sama, namun
setiap produk memiliki kelebihan masing-masing. Keurig
dengan
tekanan rendah untuk pembutan kopinya. Verismo
dan Nespresso
sama-sama dengan tekanan yang tinggi untuk memompa air panas.
Verismo dikenal dengan pembuatan espresso, americano
dan latte.
Sedangkan Nespresso
lebih ke layanan eksklusif pribadi. Mereka
memiliki hati tersendiri di setiap para konsumennya.
Ira Carnahan, Jonty Starbuck dan Ashley
Reed Woodruff (2012), How
Coffee Is Driving Economic Growh, diakses 12 Maret 2013 dari
2.2.5
Kopi Indonesia di Akui Dunia
Beragam jenis kopi ada di Tanah Air. Jenis yang paling terkenal dengan
aromanya yang khas,adalah kopi Arabika dan Robusta. Dari Aceh sampai Papua,
setidaknya ada 12 daerah yang menghasilkan kopi unggulan. Beda daerah
penghasilnya, beda pula jenisnya.. Biasanya jenis kopi dibedakan atas
kekentalan, rasa dan tingkat keasamannya. Hal ini ditentukan oleh faktor alam
seperti jenis tanah, tinggi tanah dari permukaan laut, kelompok tanaman, juga
faktor manusia saat memproses kopi dan penyimpanannya.
Dibandingkan dengan kopi robusta, kopi arabica rasanya lebih nikmat
dan tidak terlalu pahit, karena memiliki kandungan kafein yang lebih rendah.
Harganya pun lebih mahal dibandingkan jenis kopi lainnya. Tingginya harga
kopi arabica dipengaruhi oleh musim petiknya yang umumnya hanya satu kali
dalam sebulan. Dibandingan dengan negara penghasil lainnya, Indonesia
memang bukan penghasil kopi arabica terbesar, namun meski kecil ternyata
Indonesia merupakan penghasil kopi jenis arabica terunggul di dunia.
Ada tujuh jenis kopi arabica terbaik tumbuh di belahan dunia, 6
diantaranya dihasilkan oleh Indonesia dan hanya satu yang dihasilkan Jamaica,
|