Start Back Next End
  
17
2.1.3
Peramalan
2.1.3.1 Pengertian Peramalan
Menurut Manahan Tampubolon (2004 : 40) peramalan merupakan
penggunaan data untuk menguraikan kejadian yang akan datang di dalam
menentukan sasaran yang dikehendaki. 
Menurut Roger Schroeder (2004 : 207) peramalan adalah satu masukan untuk
semua jenis perencanaan dan pengendalian bisnis, baik di dalam dan di luar fungsi
operasi.
Peramalan menurut Arman Hakim (2003 : 25) adalah proses untuk
memperkirakan beberapa kebutuhan di masa mendatang meliputi kebutuhan dalam
ukuran kuantitas, kualitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan dalam rangka
memenuhi permintaan barang ataupun jasa. 
2.1.3.2 Meramalkan Horison Waktu
Menurut Jay Heizer dan Barry Render (2010 : 163) peramalan biasanya
diklasifikasikan menurut horizon waktu masa depan yang dicakupnya.
Horizon waktu terbagi atas beberapa kategori:
1.
Peramalan jangka pendek. 
Peramalan ini mencakup jangka waktu hingga satu tahun tetapi umumnya
kurang dari 3 bulan. Peramalan ini digunakan untuk merencanakan pembelian,
penjadwalan kerja, jumlah tenaga kerja, penugasan kerja, dan tingkat produksi.
2.
Peramalan jangka menengah. 
Peramalan jangka menengah atau intermediate, umumnya mencakup
hitungan bulanan hingga 3 tahun. Peramalan ini berguna untuk merencanakan
penjualan, perencanaan, dan anggaran produksi, anggaran kas, dan menganalisa
berbagai macam kegiatan operasi.
3.
Peramalan jangka panjang. 
Umumnya untuk perencanaan 3 tahun atau lebih. Perencanaan jangka
panjang digunakan untuk merencanakan produk baru, pembelanjaan modal,
lokasi atau pengembangan fasilitas, serta penelitian dan pengembangan (litbang).
2.1.3.3 Pendekatan Dalam Peramalan
Terdapat dua pendekatan umum untuk peramalan sebagaimana ada dua cara
mengatasi semua model keputusan. Pendekatan yang satu adalah analisis kuantitatif
dan pendekatan lain adalah analisis kualitiatif.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter