|
7
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1
Pengertian KM
Menurut Laudon (2010: 98), KM adalah seperangkat proses bisnis yang
dikembangkan dalam organisasi untuk menciptakan, menyimpan, memindahkan,
dan
menerapkan pengetahuan. KM berfungsi untuk meningkatkan kemampuan organisasi
dalam
mempelajari lingkungan sekitar dan menerapkan pengetahuan tersebut dalam proses
bisnisnya.
Menurut Turban dan Volonino (2010: 392), didefinisikan bahwa KM berfungsi
sebagai sebuah proses dalam mengidentifikasi, memilih, mengatur, menyebarkan informasi
penting, dan keahlian yang merupakan bagian dari knowledge organisasi dan biasanya berada
dalam organisasi secara tidak terstruktur. KM dapat mendorong pembelajaran dalam
organisasi yang dapat mengarah ke penciptaan pengetahuan lebih lanjut.
Menurut Dalkir (2011: 4), KM adalah sebuah koordinasi sistematis dalam sebuah
organisasi yang mengatur sumber daya manusia, teknologi, proses, dan struktur organisasi
dalam rangka meningkatkan value melalui penggunaan ulang dan inovasi.
Menurut jurnal oleh Stephanus pada Juni 2012 yang berjudul Pengaruh Knowledge
Management
Terhadap Performa Kinerja Organisasi, dijelaskan bahwa
keberhasilan atau
kegagalan berbagi pengetahuan tergantung pada bagaimana individu atau kelompok
menjalankan proses berbagi pengetahuan yang efektif, dan dengan siapa anggota dewan
bersosialisasi dalam berbagi pengetahuan (Smith, 2011). Laycock (2009), menyatakan bahwa
manajemen pengetahuan belum menjadi mode manajemen terbaru, jika didukung dengan
benar, maka dapat digunakan untuk memberi keuntungan bagi
penerap. Laycock
menyimpulkan bagaimana organisasi mengelola sebuah perubahan yang signifikan, terutama
|