![]() 31
SCRUM
memiliki pendekatan yang berbeda dengan Project
Management
tradisional. Project Management
tradisional memiliki
Ruang Lingkup yang fix dan Daya serta Jadwal yang diperkirakan
untuk Ruang Lingkup tersebut. Pada pendekatan SCRUM
yang pasti
adalah Daya dan Jadwal, sedangkan Ruang Lingkup (visi dan nilai
yang ingin dicapai) diperkirakan dari Daya dan Jadwal yang dimiliki.
Ini membuat SCRUM
memiliki keunggulan untuk mengatur
kompleksitas, ambiguitas dan kecepatan perubahan lingkungan dalam
software development secara efektif.
Gambar 2.25 Perbandingan Pendeketan SCRUM Tradisional
(Waltmunson, 2011: p.2)
2.2.2.2 Nilai Penggunaan SCRUM
SCRUM
memberikan keluaran proyek secara bertahap, nilai-
nilai dari fitur utama diberikan secara bertahap dimulai dari fitur
paling penting terlebih dahulu. Pendekatan SCRUM
membuat proyek
semakin dipahami nilai-nilai dan artinya oleh setiap anggota tim
sehingga ketika proyek harus diakhiri atau dihentikan sekalipun setiap
anggota tim memetik manfaat dan nilai yang banyak dari proyek
tersebut.
Keunggulan SCRUM
yang lain terletak pada aktivitas kerja
dan pencarian kebutuhan yang sangat jelas dan spesifik, mengurangi
pembahasan yang berlarut-larut dan tidak perlu dalam analisis seperti
pendekatan tradisional. Setiap anggota tim bertanggung jawab
|