|
34
pendekatan SCRUM
ada dalam Sprint Process, sebuah siklus kerja
singkat selama 1-4 minggu dengan siklus kecil harian seperti yang
ditunjukkan dalam gambar. Dalam siklus harian ada pertemuan rutin
yang dilakukan setiap anggota SCRUM
Team
untuk koordinasi,
membahas progress
dan hambatan yang dihadapi oleh setiap tim
dalam Sprint Process.
Pada akhir setiap Sprint Process
akan dilakukan dua
pertemuan yaitu Sprint Review
dan Sprint Retrospective. Seperti
artinya, dalam sprint review tim
akan mendemonstrasikan shippable
products
kepada product owner
dan melihat apakah produk ini telah
memenuhi harapan product owner
serta mengatur ulang isi product
backlog dan prioritas pengerjaannya. Sedangkan Sprint Retrospective
merupakan waktu SCRUM
Master
dan SCRUM
Team
untuk
menganalisa sprint process yang dilakukan dan menemukan cara yang
lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan siklus sprint berikutnya.
b.
SCRUM : Perencanaan dan Eksekusi Bertahap
Konsep utama dari SCRUM
berkaitan dengan pendekatannya
terhadap perencanaan dan eksekusi. Ada pendekatan yang melakukan
analisis keseluruhan sebelum melakukan eksekusi terhadap proyek,
ada juga pendekatan yang melakukan analisis sembari mengeksekusi
proyek. Manakah yang lebih baik? Keduanya memiliki
keunggulannya sendiri. Seringkali dalam proyek masa kini hambatan-
hambatan, masalah ataupun kebutuhan tidak bisa dipahami secara
menyeluruh hanya melalui analisis awal. Ada beberapa kebutuhan
yang justru ditemukan ketika proyek sedang berjalan dan dibutuhkan
daya lebih untuk menyelesaikan kebutuhan tersebut. Di sinilah
SCRUM
melakukan pendekatan yang mengelaborasi suatu proyek
secara bertahap. Dibandingkan melakukan analisis besar di awal
kemudian mengeksekusi proyek, pada pendekatan SCRUM dilakukan
elaborasi dan analisis proyek secara bertahap pada siklus-siklus kerja
pendek yang disebut Sprint Process. SCRUM
Team
terus diingatkan
akan tujuan awal pembuatan proyek dan dituntut untuk aktif
|