Start Back Next End
  
35
memikirkan cara mencapai tujuan tersebut dalam setiap siklus-siklus
kerja pendek yang dilakukan. 
Pada pendekatan SCRUM
perubahan tidak dilihat sebagai
ancaman melainkan kesempatan untuk menemukan informasi yang
dibutuhkan dalam perencanaan dan eksekusi selanjutnya. Fleksibilitas
terhadap proyek seperti inilah yang dibutuhkan dalam pembuatan
aplikasi yang berpusat pada user yang seleranya mudah berubah-ubah.
c.
SCRUM : Hasil yang sesuai dengan ekspektasi
Pendekatan SCRUM
memiliki sebuah proses unik yang
dinamakan User Stories
untuk memastikan hasil dari suatu proyek
sesuai dengan harapan dari user yang bermacam-macam. Format user
stories itu sendiri sebagai berikut :
Sebagai <role/peran> saya ingin aplikasi yang <goal> agar
<value/nilai>
Contohnya: Sebagai mahasiswa saya ingin aplikasi chat
yang
membantu saya mengatur pertemuan dengan teman-teman agar dapat
bersosialisasi dengan mudah dan murah.
User stories
yang bermacam-macam ini membuat tim dapat
melihat harapan dari setiap user
dan memastikan hasil produk yang
memenuhi harapan dan nilai yang diinginkan tersebut. Akan tetapi,
ketika menghadapi konflik kepentingan antar user
maka hasil akhir
produk akan disesuaikan dengan pedoman pengerjaan proyek yang
telah disepakati di awal, standar pengerjaan proyek serta prioritas
pemenuhannya.
d.
SCRUM : Hasil Keluaran yang bertahap
Masalah yang sering terjadi pada pengerjaan proyek adalah
hasil yang tidak sesuai dengan ekspektasi pemiliknya. Hasil sebuah
proyek tidak dapat diketahui sampai semua proses perancangan dan
pembuatannya selesai, akibatnya ketika proyek selesai banyak bagian
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter