|
36
yang ternyata telah melenceng dari harapan awal pemiliknya, untuk
memperbaikinya tentu memerlukan waktu dan daya yang tidak
sedikit. Dalam SCRUM
process
hasil keluaran yang berguna akan
dihasilkan pada setiap siklus sprint yang berlangsung dalam waktu 1-
4 minggu. Hasil keluaran ini akan digunakan oleh pemilik produk dan
disesuaikan kembali untuk keluaran selanjutnya. Contoh: Jika yang
ingin dihasilkan adalah sebuah proyek untuk menghitung gaji seluruh
karyawan perusahaan di semua cabang, keluaran dari sprint
awal
adalah sebuah aplikasi yang bisa menghitung gaji karyawan dalam
satu cabang terlebih dahulu.
Melalui hasil keluaran yang bertahap ini, pemilik produk dapat
melihat apakah produk yang dihasilkan telah sesuai dengan harapan
dan nilai yang disampaikan pada tahap analisa awal. Jika proyek
tersebut diputuskan untuk dihentikan sekalipun telah dihasilkan
sebuah produk yang memiliki nilai dan fungsi sehingga daya yang
dikeluarkan tidak menjadi sia-sia. Keunggulan lainnya adalah ketika
dihasilkan sebuah produk yang berfungsi dan bisa memenuhi nilai-
nilai yang diharapkan, itu akan menjadi pertimbangan bagi pemilik
produk untuk melanjutkan pengembangan proyek tersebut sampai
tahap finalnya.
e.
SCRUM : Efisiensi dan Produktivitas
Kekuatan utama pendekatan SCRUM
ada pada akuntabilitas,
spesifik dan transparannya proyek. Pertemuan yang rutin setelah
Sprint Process
harian membuat setiap anggota tim termotivasi dan
meningkatkan moral serta produktifitas tim. Spesifiknya setiap tugas
yang akan diselesaikan serta koordinasi dan identifikasi masalah
secara harian membantu setiap individu dan tim mengatur proses kerja
mereka.
Pada pertemuan harian yang berlangsung dalam waktu 15 menit
cukup ditanyakan 3 buah pertanyaan pada SCRUM Team :
1.
Apa yang kamu lakukan kemarin?
2.
Apa yang akan kamu lakukan hari ini?
|