|
37
3.
Apakah ada halangan dalam menyelesaikan tugas yang kamu
janjikan?
Daripada menunggu berminggu-minggu atau berbulan-bulan
sebelum menyelesaikan masalah dan menghadapi penundaan.
SCRUM
Team
bergerak cepat dalam menyelesaikan tugas dan
masalah yang dihadapi serta menggunakan akuntabilitas melalui
pertemuan harian sebagai motivasi pendorong.
Peran SCRUM
Master bagi tim adalah untuk menyelesaikan
setiap masalah dan hambatan yang dihadapi tim. Sembari SCRUM
Team mengerjakan bagian-bagian penting dari proyek,
SCRUM
Master dapat mencari - pendukung seperti literatur, source code untuk
menyelesaikan masalah yang dihadapi tim, memberi dukungan moral,
atau bahkan membawakan kopi bagi anggota tim. Tugas utama dari
SCRUM
Master
adalah memastikan kemudahan bagi SCRUM
Team
dalam menyelesaikan setiap tugas yang mereka hadapi.
Sprint retrospective
juga merupakan kekuatan yang
meningkatkan efisiensi dan produktifitas proyek. Pada akhir setiap
Sprint Process tim akan bertemu dan membahas apa yang telah baik
dalam sprint
kali ini, apa yang dapat ditingkatkan dan perubahan
seperti apa yang dapat dilakukan dalam siklus sprint berikutnya. Hal
ini membuat tim dapat belajar dari setiap proses untuk meningkatkan
kualitas siklus berikutnya.
Dapat disimpulkan bahwa SCRUM
merupakan pendekatan
yang sesuai untuk sebuah proyek yang kompleks dan dinamis. Proses-
proses serta peran dalam SCRUM
meningkatkan efisiensi kerja dari
tim serta hasil keluaran yang berguna secara bertahap. Pendekatan
SCRUM
membuat proses analisis dan eksekusi dalam proyek sebagai
hal yang menyenangkan dan sederhana tanpa kehilangan elemen
kunci dari manajemen proyek seperti perencanaan, metodologi,
manajemen resiko, komunikasi internal dan eksternal, manajemen
waktu dan manajemen output.
|