Start Back Next End
  
15
Istilah
logika fuzzy
mengarah pada
hubungan antara
logika yang fuzzy
itu
sendiri.
Himpunan
fuzzy
dan
logika
digunakan
untuk
merepresentasikan
ketidakpastian,
dimana
hal
tersebut
sangat
penting
untuk
menangani
sistem
secara alami. Sistem pakar fuzzy
merupakan sistem pakar
yang
menggunakan
sekumpulan
fungsi
fuzzy
dan
aturan
aturan
untuk
memberikan
penalaran
terhadap
suatu
data;
Tidak
seperti
sistem
pakar
yang
biasa,
yang
menggunakan simbol dalam penalarannya.
2.1.3.1 Himpunan Fuzzy
Misalkan
X
adalah
himpunan
semesta,
dan
x
adalah
elemen
dari
X.
Dalam
himpunan klasik A,
A
himpunan bagian dari
X, didefinisikan sebagai
himpunan
dari
elemen
atau
objek
yang
terdiri
dari
x
X,
sehingga
setiap
elemen
x
dapat
merupakan anggota
A
dan bukan anggota
A.
Dengan
fungsi
keanggotaan
untuk
setiap elemen
x
dalam X, kita dapat
membuat
himpunan
klasik
A
dengan
himpunan
pasangan
yang
berurutan
(x,
0)
or
(x,
1)
yang
menunjukkan x
A atau x
A seperti pada notasi berikut:
dimana,
X
A
(x)
melambangkan
keanggotaan
x
dalam
himpunan
A,
simbol
dan
melambangkan
apakah
merupakan
anggota
A
atau
bukan.
Dalam
himpunan
klasik,
jika
X
A
(x)
adalah
1,
maka
x
merupakan
anggota
dari
himpunan A dan
jika X
A
(x) adalah 0,
maka
x
bukan
merupakan anggota dari
himpunan A (Jang, 1997:14).
Menurut
Yuan
(1995:11),
dari
nilai
yang
diberikan
dengan
fungsi
pada
himpunan
fuzzy
dapat
mempunyai
rentang
yang
menunjukkan
derajat
keanggotaan dari suatu elemen dalam suatu himpunan. Nilai yang lebih besar
menunjukkan
derajat
keanggotaan
yang
lebih
tinggi,
dan
sebaliknya.
Fungsi
tersebut
disebut
sebagai
fungsi
keanggotaan,
dan
himpunannya
disebut
sebagai
himpunan
fuzzy.
Fungsi
keanggotaan
untuk
himpunan
fuzzy
A
dilambangkan dengan µA; yaitu, µA : X ? [0,1]
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter