|
16
Title, yaitu perpindahan kepemilikan barang dari suatu organisasi
atau orang kepada organisasi/orang lain.
Physical Possesion, yaitu mengangkut dan menyimpan barang-
barang dari bahan mentah hingga barang jadi dan akhirnya
sampai ke konsumen akhir.
Financing, yaitu meminta dan memanfaatkan dana untuk biaya-
biaya dalam pekerjaan saluran distribusi.
Risk Tasking, yaitu menanggung
resiko sehubungan dengan
pelaksanaan saluran distribusi.
Macam-macam saluran distribusi menurut (Swastha, 2005):
Terdapat berbagai macam saluran distribusi barang konsumsi,
diantaranya :
1.
Produsen Konsumen
Bentuk saluran distribusi ini merupakan yang paling pendek dan
sederhana karena tanpa menggunakan perantara. Produsen dapat
menjual barang yang dihasilkannya melalui pos atau langsung
mendatangi rumah konsumen (dari rumah ke rumah). Oleh karena itu
saluran ini disebut saluran distribusi langsung.
2.
Produsen Pengecer Konsumen
Produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar kepada
pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh
pengecer dilayani oleh pedagang besar dan pembelian oleh
konsumen dilayani pengecer saja.
3.
Produsen Pedagang besar Pengecer Konsumen
Saluran distribusi ini banyak digunakan oleh produsen dan
dinamakan saluran distribusi tradisional. Disini, produsen hanya
melayani penjualan dalam jumlah besar kepada pedagang besar saja,
tidak menjual kepada pengeer. Pembelian oleh pengecer dilayani
oleh pedagang besar dan pembelian oleh konsumen dilayani
pengecer saja.
4.
Produsen Agen Pengecer Konsumen
|