|
37
-
Glasir Bakar an Menengah
Glasir yang matang antara cone 02-6. Glasir jenis ini mengandung
flux untuk bakaran rendah dan juga flux untuk bakaran tinggi. Se cara
umum gla sir jenis ini memadukan sifat-sifat glasir bakaran rendah
(halus, glossy, cerah) dengan sifat-sifat glasir bakaran tinggi yang
tahan panas.
-
Glasir Bakar an Tinggi
Glasir yang matang pada suhu 12300C - 13700C. Glasir jenis ini
bersifat matt, halus (tetapi tidak menampakkan sifat kilap seperti pada
glasir bakaran re ndah), sangat keras (tidak bisa digores dengan
logam), tahan terhadap asa m.
c. Menurut Bahan yang Digunakan
-
Glasir Timbal (lead-glaze), glasir yang didalam komposisi bahannya
masih me nggunakan timbal. Glasir jenis ini tidak bole h digunakan
untuk benda-benda fungsi karena beracun.
-
Glasir Non Timbal (leadless-glaze), glasir yang didalam komposisi
bahannya tida k menggunakan timbal.
d. Menurut Kondisi Pembakaran
-
Oksidasi, diba kar pada kondisi pembakaran dimana oksige n (udara )
yang dibutuhkan cukup te rpenuhi.
-
Reduksi , dibakar pada kondisi pembaka ran dengan oksigen (udara )
terbatas.
e. Menurut Sifat Setelah Pembakaran
-
Transparan, glasir yang dihasilkan bening tembus cahaya
(transculent) sehingga warna asli badan keramik dapat terlihat.
-
Opaque/menutup, untuk menutup wa rna bada n benda setelah baker
biskuit dipakai glasir penutup/tidak transparan
D. Faktor yang Me mpengaruhi Glazir
Beberapa faktor ya ng dapat menyebabkan resep atau formula glasir tidak
sesuai dengan hasil yang diharapkan ini dipe ngaruhi ole h :
a. Bahan-bahan yang digunakan
Bahan-bahan glasir kadang-kadang berbeda umur, asalnya, cara
pengambilan, pemurniannya yang akan dapat mengakibatkan perbedaan
|