|
38
kualitas jenis bahan. Perbedaan tersebut kadang-kadang menimbulkan
permasalahan, untuk itu berbagai macam tes bahan perlu dilakukan atau
dapat juga melakukan rekalkulasi resep glasir yang sudah ada.
b. Badan tanah liat untuk barang-barang keramik
Ta nah liat yang digunakan untuk membuat badan ke ramik juga
me megang perana n penting dalam kualitas warna dan penampilan akhir
dari glasir. Penggunaan tanah liat juga dapat mempe ngaruhi ketepatan
glasirnya.
c. Panas dalam ruang pembakaran
Panas ini juga sangat berpengaruh apabila dalam penyusunan barang-
barang keramik memerlukan tingkat a tau sa p yang akan dapat
me ngakibatkan hasil pembakaran glasir tiap tingkat akan be rbeda.
Volume (ukuran) tungku juga dapat menyebabkan hasil pembakaran
glasir yang berbeda walaupun glasir yang digunakan sama, hal ini
diseba bkan oleh pa nas pada glasir selama pelelehan dan pendinginan.
Ada kalanya jenis glasir harus disesuaikan dengan waktu pembakarannya.
d. Tipe tungku dan bahan bakarnya
Tungku dengan bahan bakar minyak, gas, listrik, atau kayu akan
me nghasilkan hasil pembakaran yang berbeda-beda. Bahan bakar kayu
dapat langsung mempengaruhi kualitas glasir abu, abu dari tempat
pembakaran yang jatuh pada permukaan glasir dan mempengaruhi
beberapa bagian permukaannya. Bahan bakar minya k juga memberikan
kualitas yang berbeda, kotoran pada minyak dapat bereaksi langsung
dengan glasir. Tungku dengan bahan bakar gas cenderung me nghasilkan
glasir yang le bih bersih, relatif lebih efisie n dan mudah dibakar.
e. Atmosfer tungku
Atmosfer tungku juga berpengaruh pa
glasir, sebagai contoh glasir
warna merah tembaga (copper) saat diba
reduksi menghasilkan warna
me rah tetapi bila dibakar oksidasi akan
nghasilkan wa rna hijau muda
atau turkish.
|