Home Start Back Next End
  
2.1.1  Susu Pasteurisasi
Susu  adalah  cairan  yang  dihasilkan  oleh  kelenjar-kelenjar  susu 
(mamae),  baik  dari  binatang  maupun  manusia.  Air  susu  ibu  biasa  dikenal 
dengan  ASI,  sedangkan   susu  hewan  atau  susu  tiruan  sebagai  pengganti 
susu  ibu  disebut Pengganti  Air Susu Ibu  atau PASI  pada umumnya  adalah 
air susu  dari  berbagai binatang ternak, misalnya sapi,  kerbau,  kambing dan 
ada pula yan g mempergunakan air susu unta atau kuda. 
Pasteurisasi  adalah  sebuah  proses  pemanasan  makanan  dengan 
tujuan  membunuh  organisme  merugikan  seperti  bakteri,  virus,  protozoa, 
kapan g,  dan  khamir.  Proses  ini  diberi nama  atas penemunya  Louis  Pasteur 
seorang  ilmuwan  Perancis.  Tes  pasteurisasi  p ertama  diselesaikan  oleh 
Pasteur dan C laude  Bernard pada 20 April 1862. 
Pasteurisasi  pada  susu  adalah  proses  pemanasan  susu  hingga  70oC 
untuk  membunuh  bakteri  yang  tidak  sehat.  Pasteurisasi  juga  menjaga  agar 
susu  tetap  pada  teksturnya  semula  dan  bisa  lebih  tahan  lama.  Sementara 
susu  murni,  kembali  pada  keasliann ya  adalah  produk  yang  alami,  segar, 
dan organik. 
Orang yang menyarankan susu murni menyatakan bahwa susu lebih 
baik  ketika  masih  murni.  Karena  susu  murni  kaya  akan  mineral,  vitamin, 
dan  enzim.  Terdapat  juga  perbedaan  kalori  antara  susu  murni  dan  susu 
hasil  pasteurisasi.  Susu  murni  juga  dipercaya  sebagai  pilihan  yan g  lebih 
baik  bagi  orang  yan g  alergi  pada  laktosa.  Namun,  kebiasaan 
mengh angatkan  susu  yang  ada  di  masyarakat  membuat  pendukung  susu 
hasil pasteurisasi meragu kan kelebihan-kelebihan susu murni. 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter