|
4
2.1.1 Susu Pasteurisasi
Susu adalah cairan yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar susu
(mamae), baik dari binatang maupun manusia. Air susu ibu biasa dikenal
dengan ASI, sedangkan susu hewan atau susu tiruan sebagai pengganti
susu ibu disebut Pengganti Air Susu Ibu atau PASI pada umumnya adalah
air susu dari berbagai binatang ternak, misalnya sapi, kerbau, kambing dan
ada pula yan g mempergunakan air susu unta atau kuda.
Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan
tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri, virus, protozoa,
kapan g, dan khamir. Proses ini diberi nama atas penemunya Louis Pasteur
seorang ilmuwan Perancis. Tes pasteurisasi p ertama diselesaikan oleh
Pasteur dan C laude Bernard pada 20 April 1862.
Pasteurisasi pada susu adalah proses pemanasan susu hingga 70oC
untuk membunuh bakteri yang tidak sehat. Pasteurisasi juga menjaga agar
susu tetap pada teksturnya semula dan bisa lebih tahan lama. Sementara
susu murni, kembali pada keasliann ya adalah produk yang alami, segar,
dan organik.
Orang yang menyarankan susu murni menyatakan bahwa susu lebih
baik ketika masih murni. Karena susu murni kaya akan mineral, vitamin,
dan enzim. Terdapat juga perbedaan kalori antara susu murni dan susu
hasil pasteurisasi. Susu murni juga dipercaya sebagai pilihan yan g lebih
baik bagi orang yan g alergi pada laktosa. Namun, kebiasaan
mengh angatkan susu yang ada di masyarakat membuat pendukung susu
hasil pasteurisasi meragu kan kelebihan-kelebihan susu murni.
|