![]() ba tin.Drama menyajikan semua itu. Peka panggung, peka kesalaha n,
pe ka keindahan, peka suara atau musik, peka lakuan yang tidak enak
da n enak, semua berasal dari rasa. Semakin kita perasa semakin halus
pula tanggapan kita terhadap sesuatu yang kita hadapi.
Pe ngembangan ujar
Naskah drama se bagai genre sastra, hampir seluruhnya be risi
cakapan. Cakapa n secara tepat, intonasi, maka ujar kita semakin jelas
da n mudah dipahami oleh lawan bicara. Kejelasan terse but dapat
membantu pendengar untuk me ncerna makna yang ada. Harus ada
ka ta yang ditekankan supaya memudahkan pemaknaan. Dimana kita
memberi koma (,) da n titik (.). hampir keseluruhan konjungsi harus
diperhatikan selam kita berlatih membaca dalam bermain drama.
Suara yang tidak jela s dapat berpengaruh pada pendengar dan lebih-
lebih pemaknaan pendengar atau penonton. Di sini perlu adanya
ke kuatan vokal dan warna vokal ya ng berbeda dalam setia p situasi.
Tidak semua situasi me merlukan vokal yang sama. Tidak semua
ka limat harus ditekan melainka n pasti ada yang dipentingka n. Drama
memberi semua kemungkinan ini. Sebagai salah satu karya sastra
yang harus dipentaskan dan berisi lakuan serta ucapan.
Apresiasi dramatik
Apresiasi dramatik dikatakan sebagai pe mahaman drama. Realisasi
pe mahaman ini adala h dengan pernyataan baik dan tidak baik. Kita
bisa memberi pernyataan tersebut jika kita tidak pernah mengenal
drama. Semakin sering kita menonton pementasan drama semakin
luas pula pemahaman kita terhadap drama a tau teater. Karena itula h,
kita dituntut untuk lebih meningkatkan kec intaa n kita terhadap
drama. Hal ini dilakukan dengan tujuan memperoleh wawasan
dramatik yang lebih ba ik.
|