|
32
II.10 Persepsi Konsumen
Menurut
Assael
(1995:44)
persepsi
didefinikan
sebagai
suatu
cara yang
dilakukan
konsumen
dalam memilih,
mengorganisasi
dan
menerjemahkan
rangsangan
untuk
membuat
pemahaman terhadap rangsangan yang diterima. Stimuli
pemasaran
meliputi
semua
komunikasi
dan stimuli fisik yang dirancang untuk
memikat konsumen. Produk dan komponen-komponennya (Kemasan, isi dan ciri
fisik
Lainnya)
merupakan
stimuli
sekunder
yang
disajikan
dalam bentuk
kata-
kata(slogan, motto,dll), gambar, dan simbol atau dalam bentuk stimuli yang berkaitan
dengan produk (Harga, toko, tenaga penjual)
Menurut Kotler dan Amstrong (1997:40), persepsi adalah proses yang dengan
proses itu konsumen
memilih,
mengorganisasi dan
menginterpretasikan stimuli untuk
membentuk
gambaran dunia
yang penuh arti. Stimuli
adalah setiap
input
yang dapat
ditangkap oleh indera, seperti produk, kemasan,
merek, iklan,
harga
dan
lain
lain.
Stimuli tersebut diterima oleh pancaindera, seperti
mata, telinga,
mulut, hidung dan
kulit.
II. 11. Hubungan Merek dengan Persepsi
Menurut Rangkuti (2002:2), Merek juga dapat dibagi dalam pengertian
lainnya,
seperti :
1. Brand name (nama merek) yang merupakan bagian dari yang diucapkan.
|