|
14
Richardson
dalam
Working
Paper
(1998)
dalam penelitiannya
terhadap
perusahaan
yang
terdaftar
di
New
York
Stock
Exchange
(NYSE)
periode
1988-1992
menemukan bahwa terdapat hubungan sistematis
antara
asimetri
informasi
dengan
earnings management.
II.4
Manajemen Laba
II.4.1
Pengertian Manajemen Laba
Beberapa ahli telah mencoba mengemukakan
pendapat
mereka
mengenai
manajemen laba, di antaranya adalah:
1.
Scott
dalam
Financial
Accounting
Theory
(2006,
p369),
yang
menyatakan
bahwa
Earnings Management is the choice by manager
of
accounting policies so as to
achieve some specific objectives. Definisi tersebut dibagi menjadi dua yaitu:
a. Earnings management
dipandang sebagai perilaku oportunistik manajer untuk
memaksimumkan
utilitasnya
dalam menghadapi
kontrak
kompensasi,
kontrak
hutang dan political costs (Oportunistic Earnings Management).
b.
Earnings
management
dipandang
sebagai efficient contracting, dimana
manajemen laba memberi manajer fleksibilitas untuk melindungi perusahaan
dalam
mengantisipasi
kejadian-kejadian
yang
tak
terduga
dan
untuk
keuntungan
pihak-pihak
yang
terlibat dalam kontrak (Efficient
Earnings
Management).
2.
Wild,
et
al
(2007,
p86)
mengatakan
earnings
management
sebagai
a
purposeful intervention by management in the earnings determination process,
usually to satisfy selfish objectives.
|