|
46
Berikut
mempakan
Teori
dan
Distribusi Pemihhan
Sampe1 PmbclJiiitas
(Probability Samp!in;:; Theory ar.d
Distribution):
L
Femilib.an
Sampe1 Acak
Serlerhana (Simple Random
Sampling),
memben
kesempatan
yang
sarr:.a
d. -tn is:k
tcrhs:tas
pada
riap
e-iemen
popula...<ti
illltuk
dip:ihh
menjadi
sampeL
Tiap
elemen
populasi
mcmp myai
probabilitas
dipilih
sam
kali
(tanpa
pengcmbaha_n). Metode
inl
mernungkinkan
terpihlmya.
sampel
yang
mempunyai bias yang paling scdikit dan
tingkat generahsas1 yang tinggR.
2.
Pemii1han
Sampe:I Sistem.atis
(Systematic
Sampling),
memilih
acak.
tiap
clemen
dengan
nom.or
terte:ntu, deng<m
tabei nomor sebagai kerangka sampd
Nomor awal
dipilih
secara
acak,
lalu.
nomor-nomor
berikutnya
d.ipiiih
da!sm. range
yang
sa:rna.
Contoh: sampel
pcrtama nomor
50,
sampd
kedua nomor 100, sampd
kettga nomor
150, dst. sampai sampd
kesemtus n.omor
500(l clari. tabel yang
beri.si
5000 nomor.
3
Pcmilihan Sampel
Acak
Berdasarka.'"l
Strata
(S'tmtified
Random
Sampling),
mengklasif:i.kasikan populasi
ke
dala:m sub-sub
populasi
berdasarkan
kar.akteristik
terle.ntu dari
elemen-elemen
popu!a.si, kem.urlian
dipihh
dari
sctiap
sub populasi
dcngan
metode acak sedcrha.'1a a.ta.u
metode s1stematis.
4.
Pemilihan. SB:mpel
Acak.
Berdasarka.n. Kel.ompok
(Clustered
Sampling),
mclalui
satu
atau
bcbcmpa tahap
penentuaJ)
limit
sampel
dan
lebih
mcnekanka.11
perbedaan
karak-teristik elem.;;n
pada masing-maslng unit
s&-rrpd.
5. PermE.han
Sam.peli Area (Area
Sampling),
pemiliha._n sampcl
acak
berdasadum
kelompok
dar!
popula<>i
yang
lokasi
geograflsnya
terpencar.
Area pemilihan sampel
cbp-31
dibagi
berdasarknn
'Ni.layah
adminisLrasi
pcmeri.ntahan
(pmpinsi,
kabupaten,
kotamad.ya, atau area
yang
le:bih kecil), berd<1sarkan
-,,-vi1ayah
pemasanm prod·vk
pems.ahnJm, dll.
|