![]() 35
dari
sekedar mengetahui
dan
memahami
customer
mereka
lebih balk
dan para
pesa:mgnya.
Namun
berarti
mengimplementasikan
pengetahuan
(knawledge)
tentang
Cl -ttotner
ke setiap
area peru.sahaan tersebut,
dari
manajemen
di level te1tinggi
sampai
setiap
pegawai
ya.11g
berhubungan
langsung
dengan
custorner.
Tujuan
akhimya
adalah
agar Cil.'domer
menjadi
lebih terpuaskan
sehingga
ia menjadi
seorang
CPL.,tomer
yang
loyal
(anonymous, 200lf)
Pada
Marketing Plus
2000,
Hermawan Kartajaya mt:njelaskan
mengenai
apa
yang c!ii;el::ut konsep
persaingan dalam
bisnis
yang
olehnya
disebut
denga.'l
competitive
setting.
Competitr"e se1'ti!19:
ini terdiri
drui customer.
comvetitor,
dan
change-dric>er.
Berikut ini
adalah
empat
situasi persaingan yang
dikemukakan oleh
Hermawan :
*
2C
Situasi
uri mempakan situas.i monopoli
k:arena pada wal<:tu
it,I,
hanya ada
saJa
yang
aktif yaitu customer
(Cl)
company
(C2)
sedang
competitor
(C3)
dan
change driver(C4)
dian&c"<lP
belum berperan apapun. Pemsahaan dapat dengan
tertang n1elay;mi customemya tanpa terganggu
oleh pesaing
karena
memang tidak
pesaing.
punya
pesaing
ini
bisa
disebabkan karena peraturan
pemerL'ltah
yang
men>d1alru1>Ii
re.saing
lain,
teknologi
yang
beium
c!ipunyai
o!eh
Jain,
areu
juga
geografis pesaing mengalami kesulitan
untuk
rn_r3r:gakses
ke
Change
dalz.1n situ
si tidak ada, sehlngga
perusah.a=
memperlakukan customer-nya hanya sehagai pembeli saja Yang penting transaksi,
bukan
hubungan jangka
panjang
sebab
bag:dimanapun
kecewMya
pembeli,
di!i
|