![]() 36
akan ker:,bali
pada satu-satunya
perJual yang adi:L
Contoh kasus pada PLN,
Pertamina, PAlVL
#
2,5C
Memmjukkan
situasi dimana pesaing atau
competitor masih mild karemt
change
compm;y (C2),
competitor
(C3) mulai berpernn
walupun
penuh.
Pi!da situasi
custom?r
bergeser sedikit menjadi
consumer, kanma dia tidak
hanya sekedar
dianggap pembeli,
tetapi mengkonsumsi
produk atau
yang dijua!. Pelayanan
perhatian
ada,
tapi
company (C2) masih
bisa
5eenakJly1l.
denga,'!
customer
(Cl).
Contoh kasus
pada
Garoda
Walaupllll ada
pesaing ln
seperti
lainnya,
hanya Garuda yang boleh
pakai pesawat
jet
dan
memiliki
rote
yang
Yang lain cukup
hanya menggunakan pe:savvat
baling-baling dan menerbangi mte-rute perintis.
keadaan
dimana
competitor sudah menjadi !mat
disebabkaJI
oleh
change
y<:...'lg suda.':t
semakin korrtinu.
Dan
customer (Cl)
mau
tidak
mau, harus
ben3cr-benar
dianggap sebagai pelangganc
Kalau tidak, pelanggan
dengan
mudah
lari
ke pesaing sehL-,gga dalarn situasi
sepertl ini
posisi
tawar
menawar
atau
yang
disebut
bargaining
position dari
cu!domer
sudah
semakin
kuat
karena
sudan
!'.::empunyai pilihanc Persaingan
dengan
CQmpetitor pun
semakin
sengit
untuk
mempertahankan dan
mengusai
customer. Ja.di
setiap pema.in
yang
saling
bersaing harus
bisa membuat strategi bersaing yang tepat.
|