|
instrumen atau instrumen sudah disusun mengikuti ketentuan yang ada secara logis
dinyatakan sudah valid. Disamping itu sudah dikonsultasikan dengan melakukan
wawancara kepada
guru di sekolah Osaka Gaigo Gakuin serta dikonsultasikan dengan
dosen pembimbing.
Jumlah pelajar (responden) yang mengisi kuesioner sejumlah 16 responden . Dimana
semua responden mengisi semua pertanyaan yang tertulis di kuesioner secara rapih.
Kuesioner tersebut dapat dinyatakan valid, karena kuesioner tersebut dibagikan dalam 3
tahap dimana pada tahap I,
merupakan kuesioner uji coba
dan disempurnakan isinya .
Kemudian untuk kuesioner tahap II dan tahap III ternyata memiliki hasil yang sama,
maka dianggap memiliki validitas yang cukup untuk dijadikan sebuah data,
Hal ini
sesuai dengan teori dari Sukardi (2008: 31)
menyebutkan bahwa ,
validitas adalah
instrument suatu evaluasi, tidak lain adalah derajat yang menunjukkan dimana suatu tes
mengukur apa yang hendak diukur. Salah satunya adalah validitas isi
yang
merupakan
derajat dimana sebuah tes evaluasi mengukur cakupan substansi yang ingin diukur.
Untuk mendapatkan validitas isi memerlukan dua aspek penting, yaitu valid isi dan valid
teknik sampling.
1.6 Sistematika Penulisan
BAB I : Pendahuluan, pada bab ini penulis akan menjelaskan latar belakang, rumusan
permasalahan, ruang lingkup permasalahan, tujuan dan manfaat dilakukannya
penelitian, metode penelitian yang digunakan, serta sistematika penulisan
penelitian.
BAB II :Landasan Teori, mengumpulkan dan menjabarkan teori-teori yang akan
|