Start Back Next End
  
Agresi
instrumental  adalah  agresi yang ditujukan untuk membuat penderitaan
kepada korbannya dengan menggunakan alat-alat baik benda atau pun orang atau ide
yang dapat menjadi alat untuk mewujudkan rasa agresinya. Sedangkan agresi verbal
adalah  agresi yang dilakukan terhadap sumber agresi secara verbal. Lalu agresi fisik
adalah agresi yang dilakukan dengan fisik sebagai pelampiasan marah oleh individu
yang mengalami agresi tersebut. Agresi emosional adalah agresi yang dilakukan
semata-mata sebagai pelampiasan marah dan agresi ini sering dialami orang yang
tidak memiliki kemampuan untuk melakukan agresi secara terbuka. Terakhir agresi
konseptual adalah agresi yang juga bersifat penyaluran agresi yang disebabkan oleh
ketidakberdayaan untuk melawan baik verbal maupun fisik. 
Perilaku agresif bukanlah hal yang asing lagi di kalangan remaja. Ini
disebabkan dengan banyaknya model yang kurang baik di lingkungannya, kurangnya
pendidikan moral maupun pembinaan mental remaja serta berbagai situasi kekerasan
yang marak terjadi di masyarakat sangat besar pengaruhnya terhadap munculnya
perilaku agresif, dimana ciri perilakunya suka mendebat, mengeluh, tidak merasakan
ketenangan, senang mencuri,
mencampuri urusan orang , pencemburu dan kejam
(Atkinson, 2000).
Perilaku agresif dapat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. Lingkungan
keluarga merupakan lingkungan terdekat bagi remaja. Dimana keluarga adalah
lingkungan yang pertama kali menerima kehadiran anak. Keadaan kehidupan
keluarga bagi seorang anak dapat dirasakan melalui sikap dari orang yang sangat
dekat dan berarti baginya. Dengan kata lain, pola asuh orang tua akan berhubungan
dengan perilaku anaknya (Sarlito, 2002)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter