|
1
BAB 1
1.1.
Banyaknya persaingan serta kebutuhan pelanggan yang tinggi
mendorong perusahaan untuk melakukan berbagai perbaikan dalam kegiatan
distribusi dan transportasi. Permasalahan distribusi dan transportasi menjadi
penting karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk aktivitas-
aktivitas distribusi dalam manajemen logistik.
Perusahaan menyadari bahwa
masalah yang dapat menyebabkan kurang optimalnya transportasi ini
disebabkan oleh jumlah permintaan yang berbeda-beda untuk tiap pelanggan,
keterbatasan kendaraan, batas waktu pengiriman, lokasi pelanggan,
permintaan yang berfluktuatif
dan bagaimana membuat suatu rute dengan
tujuan untuk meminimasi jumlah dari total jarak sehingga mengurangi biaya
transportasi.
Dengan mengetahui rute kendaraan dan jadwal pengiriman yang tepat
akan, maka
mengurangi permasalahan yang terdapat di bagian logistik.
Permasalahan tersebut dapat dikatakan sebagai permasalahan Vehicle Routing
Problem
(VRP), dimana terjadi keterlambatan pengiriman yang dikarenakan
kesalahan rute distribusi. VRP bertujuan untuk mencari
rute yang paling
optimal
untuk pendistribusian barang dari satu depot ke pelanggan yang
letaknya tersebar dan kembali lagi ke depot dengan harus memperhatikan
batasan dari kapasitas yang dimiliki oleh kendaraan (Ong & Suprayogi, 2011,
p. 1).
Permasalahan VRP ini dapat diselesaikan dengan banyak metode,
salah satunya dengan Algoritma Genetika (GA). GA merupakan suatu metode
yang digunakan untuk memecahkan suatu pencarian nilai dalam
permasalahan optimasi. Algoritma ini didasarkan pada proses genetik yang
terdapat pada makhluk hidup dengan meniru teori evolusi biologi (Bräysy,
2001, p. 33).
Metode GA dipilih karena memiliki kelebihan dari metode yang lain,
seperti GA menawarkan proses yang memiliki kecepatan yang lebih stabil
seiring dengan berjalannya waktu dan kemampuan yang lebih kuat dalam
menghadapi kemampuan yang optimal. Maka GA lebih berharga dan
praktikal secara signifikan untuk mengurangi biaya operasi dan memperbaiki
nilai keuntungan (REN, 2012, p. 1).
PT. Frisian Flag Indonesia (FFI) merupakan salah satu perusahaan
produsen susu terbesar di Indonesia, khususnya susu kental manis selama
kurang lebih 90 tahun. FFI memiliki pelanggan yang telah tersebar di seluruh
Indonesia. FFI setiap harinya selalu menerima permintaan yang berubah-
ubah, sehingga akan mempengaruhi biaya operasional pengangkutan dan
tingkat pelayanan. Banyaknya pelanggan
yang dimiliki oleh FFI dan
beragamnya lokasi pelanggan
yang dituju menjadikan pengiriman barang
setiap harinya menjadi kendala utama bagi PT. Frisian Flag Indonesia (FFI).
Kebutuhan dalam hal peningkatan efisiensi waktu dalam pemrosesan
pesanan serta pengiriman barang akan menjadi hal yang utama dalam hal
menentukan tingkat produktivitas di FFI. Tingkat persaingan dalam hal susu
kental manis semakin meningkat sehingga menuntut FFI untuk selalu dapat
memenuhi pemesanan yang dilakukan. Hal tersebut mendorong FFI untuk
|