|
17
8. Masalah transipmen
2.4.1 Penawaran Lebih Besar Dari Permintaan
Apabila
terjadi
penawaran lebih
besar dari permintaan atau unbalance, maka
diperlukan
tambahan
tempat
tujuan
semu
atau
sering
disebut
dengan
Dummy. Tambahan
tempat
tujuan
diperlukan agar
penawaran sama
dengan permintaan, sehingga tabel
awal
yang
feasible dapat dibentuk. Biaya transportasi untuk setiap sel dummy sama dengan nol.
2.4.2 Permintaan Lebih Besar Dari Penawaran
Seperti
halnya
pada
masalah
pertama,
apabila
terjadi
permintaan
lebih besar
dari
penawaran, diperlukan
tambahan
tempat asal semu dengan biaya transportasi sama dengan
nol. Tambahan tempat asal semu diperlukan agar tabel awal yang feasible dapat dibentuk.
2.4.3 Masalah Degeneracy
Dalam setiap tabel transportasi, jumlah sel basis harus sama dengan m + n
1. apabila
sel basis memiliki jumlah kurang dari ketentuan tersebut, berarti masalah degeneracy terjadi.
Jika
hal
ini
dibiarkan
ada
kemungkinan
terjadi
kesulitan
dalam
membuat closed path (jalur
tertutup) dengan kata lain terputusnya hubungan setiap sel.
Untuk
mengatasi
masalah
degeneracy,
agar
sel basis
memiliki
jumlah
sesuai
dengan
aturan
m
+
n
1,
diperlukan
sel
basis
buatan
atau
Dummy dengan
nilai
nol.
Dummy
dilakukan
dengan
memilih
salah
satu sel
bukan
basis
untuk
dijadikan
sel
basis. Meskipun
pemilihan
dummy
dapat
sembarangan,
usahakan
agar
jalur
tertutup
setiap
sel bukan
basis
dapat dibentuk.
2.4.4 Maksimisasi Keuntungan.
Sasaran
pokok
yang
hendak
dicapai dari model
transportasi
adalah
mengalokasikan
produk
yang
tersedia di
tempat asal
(pabrik) ke
tempat
tujuan (daerah
pemasaran),
agar
diperoleh
total
biaya
minimum.
Namun
demikian,
apabila
manajemen
beranggapan
bahwa
keuntungan lebih
relevan untuk
dijadikan
sebagai
tujuan, maka
diperlukan
konversi
(perubahan) terhadap tujuan dari minimisasi biaya ke maksimisasi keuntungan.
|