|
18
Perubahan ini
ditunjukkan oleh
parameter Cij
yang
semula
sebagai
biaya per
satuan
produk berubah menjadi laba per satuan produk. Cara yang dapat dilakukan untuk
memenuhi
keinginan
maksimisasi
keuntungan tersebut
adalah
merubah
parameter
Cij
dari
laba per satuan menjadi parameter
Opportunity
Cost
yang dicari dengan menngunakan
persamaan sebagai berikut: Opportunity cost = laba terbesar Cij.
2.4.5 Masalah Prioritas
Tujuan
yang hendak
dicapai
dalam
permasalahan
transportasi
adalah
mencari
alokasi
dengan
total biaya
minimum.
Oleh
karena
itu
biaya per
satuan
barang
terkecil
merupakan
dasar pengalokasian. Bila menghadapi kasus dimana kita harus membuat pengecualian
dalam
pengalokasian,
misalnya
untuk menunjang
program
pemasaran,
diharuskan untuk
mengalokasikan produk ke daerah tertentu meskipun biaya per satuan tinggi (diprioritaskan).
2.4.6 Masalah Pemblokiran
Sebagai lawan dari prioritas adalah pemblokiran, dimana perusahaan menetapkan untuk
tidak
mengalokasikan
produk
ke
daerah
pemasaran
tertentu. Keinginan
tersebut
dapat
dituangkan
ke
dalam
tabel
transportasi dengan cara
memberikan biaya
satuan
yang
tinggi
dengan
simbol
(M).
Semakin
tinggi
biaya
per satuan, semakin
besar
daerah
pemasaran
tertentu tidak
menerima
alokasi,
karena
semakin
tidak
ekonomis.
Masalah
prioritas
dan
pemblokiran sangat
bermanfaat
apabila
kita
mengaplikasikan
model
transportasi
dalam
penyelesaian masalah skedul produksi maupun dalam masalah penugasan.
2.4.7 Masalah Multi Commodity
Kasus
lain
yang
sangat
mungkin
dihadapi
dalam
masalah
transportasi
adalah
produk
yang
akan
dialokasikan
terdiri
dari
berbagai
jenis
produk
(multi commodity). Persoalannya
bagaimana
mengatur
alokasi
produk
dari
beberapa pabrik
ke
daerah
pemasaran
agar
total
biaya transportasi minimum.
Untuk menjawab
pertanyaan tersebut, ada dua cara
yang
dapat
dilakukan, pertama,
membuat
tabel
transportasi
secara
terpisah
untuk masing-masing
jenis
produk,
atau
yang
kedua
dengan
cara
menggabungkan
seluruh
jenis
produk
tersebut
ke
dalam
satu
tabel
|