Home Start Back Next End
  
19
transportasi. Penyelesaian secara
terpisah maupun dalam
satu tabel,menghasilkan
alokasi
optimum
yang
sama
untuk
kedua
cara
tersebut. Namun
demikian,
penyelesaian
secara
terpisah jauh lebih efisien jika dibandingkan penyelesaian dalam satu tabel.
2.4.8 Masalah Transipmen
Masalah
transipmen
timbul
karena
pengiriman
barang
tidak
semuanya
dapat
dilakukan
secara langsung dari tempat asal ke tempat tujuan. Sebagian pengiriman harus melalui
perantara
dalam
hal ini
disebut
tempat transipmen. Dalam model transipmen, setiap tempat
asal maupun tempat tujuan dapat menerima dan mengirimkan arus barang dari tempat asal i
ke tempat tujuan j, selain jalur secara langsung.
Tempat
transipmen
harus
dapat
memenuhi
persyaratan
keseimbangan
antara
barang
yang keluar (dikirimkan)
dikurangi
barang yang
masuk (diterima)
sama dengan kebutuhan
bersih.  Secara  matematis  model  transipmen  dapat  dibentuk  seperti  yang  terlihat  pada
halaman berikut ini:
n
Min. Z =
?
i
=1
n
?
C
ij
X
ij
j
=1
Dimana, i = j dan
C
ij 
=
0
n
n
d.b
?
X
ij 
-
?
Xji = r
i
i
=1
j
?1
j
=1
i
?1
u.h
X
ij 
=
0; i, j
=
1,2,..., n
Jika
dalam
model
diatas
i
?
j
r
i  
=
0
,
berarti
terjadi
keseimbangan
antara
permintaan
dengan
penawaran (permintaan = penawaran).
Model  transipmen  memberikan  keleluasaan  dalam  pendistribusian  barang,  terutama
dalam
menghadapi
adanya
supply
tambahan
dari
tempat
asal
yang
lain
untuk
memenuhi
permintaan. Penyelesaian transipmen
dapat
menggunakan table simpleks, akan tetapi untuk
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter