|
16
perlu
untuk
menolong organisasi
memperkembang pandangan baru,
bagaimana
supaya
mereka
dapat
maju,
kemudian
memobiliser perubahan
organisasi
menuju
pandangan baru.
Pemimpin
yang
baru
adalah
yang
dapat
menggerakkan orang-orang
bekerja,
yang
dapat
menibgkatkan pengikut
menjadi
pemimpin,
dan
mendorong
pemimpin sebagai agen pembaharuan.
Kepemimpinan adalah
bagian
penting
dari
manajemen,
tetapi
tidak
sama
dengan
manjemen.
Kepemimpinan merupakan
kemampuan
yang
dipunyai
seseorang
untuk
mempengaruhi orang-orang
lain
agar
dapat
bekerja
sama
mencapai
tujuan
dan
sasaran
yang
diinginkan. Sedangkan
manajemen
mencakup
perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan,
koordinasi,
dan
kontrol.
Jadi
kegiatan
manajemen
bukan
saja
terbatas
hanya
dengan
manusia
dalam
organisasi
tetapi
juga
termasuk
aspek fisik daro organisasi seperti bangunan, peralatan, uang, dan lain-lainnya.
Boles
telah
membedakan
di
antara
dua
corak
kepemimpinan yang
umumnya
ditemukan dalam organisasi, antara lain :
1. Task leader, yang berorientasi supaya pekerjaan terlaksana seefisien mungkin.
2.
Social-emotional
leader,
yang
berpandangan pentingnya
menciptakan
dan
mempertahankan suasana
psikologi
yang
menyenangkan
di
tengah-tengah
kelompok, peka
memberi perhatian kepada kebutuhan-kebutuhan perorangan,
pada permasalahan dan kesatuan anggota kelompok.
Kepemimpinan yang
efektif
bergantung
bukan
saja
kepada
ciri-ciri
personalitas
ataupun
juga
tidak
pada
faktor
sosial
semata,
tetapi
pada
kombinasi kepribadian
pemimpin dan kebutuhan situasi.
|