|
15
berkenaan
dengan
tindakan
memimpin
orang-orang lain;
atau
menunjuk
pada
satu
kelompok orang.
Kepemimpinan bukannya
jabatan
semata
yang
memberi
kekuatan
kepada
seorang
supaya
memimpin.
Lebih
daripada
itu,
kepemimpinan adalah
kesanggupan
yang
dimiliki
oleh
seseorang
untuk
mempengaruhi opini,
sikap,
dan
tingkah
laku
orang-orang
lain
menurut
kepemimpinan
(
Robert
L
Mathis,
2002).
Hal
ini
berarti
bahwa
seorang
yang
sanggup
mengarahkan
atau
mempengaruhi
orang-orang
lain
pada satu posisi yang berfungsi sebagai seorang pemimpin.
J.R.
Churuden
dala
bukunya
Personel
Management
mengatakan bahwa
sekalipun
terdapat
definisi
yang
berlainan,
tetapi
cukup
juga
persamaan diantaranya
yang dapat digolong-golongkan. Dan dalam
mempelajari
deinisi kepemimpinan
secara
luas,
Stogdill
telah
mengadakan penggolongan dalam beberapa
kategori
yang
memberi tekanan pada pengertian kepemimpinan sebagai :
(1)
satu pusat proses
kelompok, (2)
satu
ungkapan kepribadian dan
efeknya terhadap
orang-orang
lain,
(3)
seni
yang
cukup
dapat
mempengaruhi orang
lain,
(4)
menjalankan pengaruh,
(5)
satu
tindakan
tingkah
laku,
(6)
satu
bentuk
persuasi,
(7)
satu
kekuatan
hubungan, (8)
satu
alat
mencapai tujuan,
(9)
satu
efek
interaksi,
(10)
satu peran yabg diatur berlainan satu sama lain.
Warren Bennis dalam bukunya Leaders, The Strategies for Taking Charge
mengatakan ,
Kepemimpinan
merupakan proses
kekuatan di
balik
sukses
organisasi
yang akan menciptakan organisasi itu dapat hidup dan berdiri kokoh. Kepemimpinan
|