Home Start Back Next End
  
19
Dalam
setiap
organisasi
terdapat
banyak
saluran
komunikasi yang
dapat
digunakan. Tetapi
untuk
hal
ini
akan
mengkhususkan
kepada
saluran
komunikasi
formal dan
tidak
formal. Kepemimpinan yang tepat
guna adalah pada waktunya dapat
menjalankan  kedua 
saluran 
komunikasi 
itu. 
Saluran 
komunikasi 
formal
mempengaruhi  efektifitas  komunikasi  dalam  dua 
cara. 
Pertama, 
liputan 
saluran
formal
semakin
melebar
sesuai
perkembangan dan
pertumbuhan
organisasi.
Sebagai
contoh,  
komunikasi
yang
efektif
biasanya
semakin
sulit
dicapai
dalam
organisasi
yang besar dengan cabang-cabang yang
menyebar. Kedua, saluran komunikasi formal
dapat
menghambat aliran
informasi antar tingkat –tingkat organisasi. Sebagai
contoh,
karyawan
lini
perakitan
hampir
selalu
akan
mengkomunikasikan masalah-masalah
pada
penyelia
(mandor)
mereka
dan
bukan
pada
manajer
pabrik.
Keterbatasan ini
mempunyai
kebaikan
(seperti  menghindarkan
manajer  atas 
dari 
kebanjiran
informasi),
tetapi
juga
mempunyai
kelemahan
(seperti
menghindarkan manajer
atas
dari informasi yang seharusnya mereka peroleh).
Komunikasi
informal,
bagaimanapun juga,
adalah
bagian
penting
aliran
komunikasi organisasi. Bentuk komunikasi ini
timbul dengan berbagai
maksud,
yang
meliputi antara lain :
1.
Pemuasan kebutuhan-kebutuhan manusiawi, seperti kebutuhan untuk
berhubungan dengan orang lain.
2.   Perlawanan terhadap pengaruh-pengaruh yang monoton atau membosankan.
3.   Pemenuhan keinginan untuk mempengaruhi perilaku orang lain.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter