|
=
1-
2.6.2
Korelasi Spearman
Analisis
korelasi
Spearman
termasuk
dalam
statistic
non-parametik. Metode
korelasi
ini
ditemukan
oleh
Carl
Spearman
pada
tahun
1904.
Korelasi
spearman
digunakan
untuk
mencari
hubungan
atau
untuk
menguji
signifikansi
hipotesis
asosiatif
bila
masing-masing variabel
yang dihubungkan berbentuk ordinal , dan sumber data antar
variabel tidak harus sama. Dasar dari penggunaan korelasi ini adalah ranking ( peringkat
).Rumus yang digunakan adalah ( sumber : Statistik teori dan aplikasi
J. Supranto ) :
6
?
bi²
?
n
(n
2
-1
)
Dimana :
b = perbedaan antara peringkat
?
=
koefisien korelasi Spearman
n = jumlah sampel
Nilai
korelasi
yang
didapatkan
dari
penelitian
merupakan
nilai
korelasi
sampel,
yang
merupakan harga
estimasi
dari
koefisien
korelasi
populasi
yang
dilambangkan
dengan P ( rho ) .
Pengujian hipotesis adalah sebagai berikut :
|