|
20
Terdapat dua pendekatan utama dalam
merancang suatu Basis
data,
yaitu
bottom-up
dan
top-down.
Pedekatan
bottom-up
dimulai
pada
atribut tingkatan pokok (seperti properti dari entity dan relasinya), dimana
melalui analisa dari
asosiasi antar atribut, dikelompokkan ke dalam relasi
yang
merepresentasikan tipe-tipe entity dan relasi antar entity. Pendekatan
ini sesuai untuk perancangan Basis data yang sederhana dengan jumlah
atribut yang relatif sedikit.
Strategi yang sesuai untuk perancangan Basis data yang lebih
kompleks menggunakan pendekatan
top-down. Pendekatan ini
dimulai
dengan
pengembangan
model
data
yang
mengandung
sedikit
entity
tingkat tinggi dan relasinya. Kemudian
menggunakan perbaikan top-
down yang telah sukses untuk mengidentifikasi entity tingkat rendah dan
hubungannya serta atribut yang berhubungan. Pendekatan top-down
diilustrasikan
menggunakan
konsep
model
Entity-Relationship
(ER),
yang dimulai dari
identifikasi
entity dan relasi antar entity, yang
menjadi
perhatian organisasi.
Terdapat pendekatan lain selain pendekatan utama di atas, yaitu
pendekatan inside-out dan pendekatan mixed strategy. Pendekatan
inside-
out
berhubungan
dengan
pendekatan bottom-up tetapi
berbeda
pada
saat
mengidentifikasi
beberapa
entity utama
dan
kemudian
menyebar
keluar
untuk
mempertimbangkan entity
lain,
relasi,
dan
atribut
yang
teridentifikasi
pertama
kali.
Pendekatan mixed-strategy
menggunakan
kedua pendekatan bottom-up dan top-down untuk beberapa bagian
model
|