|
21
yang berbeda-beda sebelum pada akhirnya
menyatukan semua bagiannya
bersama-sama.
Dalam perancangan
Basis data digunakan pemodelan data. Tujuan
utama dari pemodelan data adalah untuk membantu memahami arti
(semantik)
dari
data
dan
untuk memudahkan
komunikasi
mengenai
kebutuhan informasi. Pembuatan model data memerlukan jawaban atas
pertanyaan tentang entity, relasi, dan atribut. Dengan demikian,
perancang
menemukan
arti
dari
data
-
data
perusahaan,
yang
telah
ada
atau
tidak
perancang
ada
untuk
merekamnya
dalam sebuah
model
data
formal.
Pemodelan
data
memudahkan
dalam
mengartikan
data,
dan
karena itu pemodelan data digunakan sebagai jaminan agar dapat
memahami:
Tiap sudut pandang user terhadap data;
Sifat dari data itu sendiri, independen dari representasi fisiknya;
Penggunaan data sesuai sudut pandang pemakai.
Menurut Connolly and Begg (2005,293), Perancangan Basis data
dibagi
menjadi
tiga
tahap
yaitu
perancangan konseptual, logikal, dan
fisikal.
Perancangan Basis data Konseptual
Yaitu
proses
membangun
model
data
yang
digunakan
dalam
perusahaan,
independen dari semua pertimbangan
fisikal. Melalui
|