![]() 30
2.3.1. Penggunaan Waterfall Model
Menurut Pressman (1992, p24-25), Waterfall Model terdiri dari 6 tahap. Gambar
2.5 berikut adalah penjabarannya :
System
Engineering
Analysis
Design
Code
Testing
Maintenance
Gambar 2.5 Waterfall Model
Dalam
menggunakan model
waterfall,
proses
dari
satu
fase
ke
fase
selanjutnya
murni
bersifat
sekuensial.
Model
waterfall
mengindikasikan proses
yang
awal
haruslah
benar-benar
telah
selesai
untuk
melanjutkan ke
proses
selanjutnya. Pengembangan fase
model
waterfall
bersifat
diskrit,
model
ini
tidak
dapat
melakukan
pengembangan yang
bersifat acak, jadi semua tahap harus sesuai dengan urutannya masing-masing.
a. Rekayasa Sistem (System Engineering)
Karena
perangkat
lunak
merupakan
bagian
dari
sebuah
sistem
yang
lebih
besar,
maka
aktivitas
ini
dimulai
dengan
penetapan
kebutuhan
dari
semua
elemen
|