|
31
sistem. Gambaran sistem
ini penting jika perangkat lunak harus berinteraksi dengan
elemenelemen lain, seperti hardware, manusia dan database.
b. Analisis kebutuhan perangkat lunak (Software Requirement Analysis)
Analisis
yang
dilakukan
pada
tahap
ini
adalah
untuk
mengetahui kebutuhan
piranti
lunak,
sumber
informasi piranti
lunak,
fungsifungsi
yang
dibutuhkan,
kemampuan piranti lunak dan antarmuka piranti lunak tersebut.
c. Perancangan (Design)
Perancangan
piranti
lunak
dititikberatkan
pada
empat
atribut
program,yaitu
struktur
data,
arsitektur
piranti
lunak, rincian prosedur dan karakter
antarmuka.
Proses
perancangan
menerjemahkan kebutuhan
ke
dalam
sebuah
representasi
perangkat lunak yang dapat dinilai kualitasnya sebelum dilakukan pengkodean.
d. Pengkodean (Coding)
Aktivitas
yang
dilakukan
adalah
memindahkan hasil
perancangan
menjadi
suatu bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin yaitu dengan membuat program.
e. Pengujian (Testing)
Tahap
pengujian perlu
dilakukan
agar
output
yang
dihasilksn
oleh
program
sesuai
dengan
yang
diharapkan. Pengujian
dilakukan
secara
menyeluruh hingga
semua perintah dan fungsi telah diuji.
f.
Pemeliharaan (Maintenance)
Karena
kebutuhan pemakai
selalu
akan
meningkat, maka
piranti
lunak
yang
telah
selesai
dibuat
perlu
dipelihara
agar
dapat
mengantisipasi
kebutuhan
pemakai
terhadap
fungsifungsi
baru
yang
dapat
timbul
karena
munculnya
sistem
operasi
baru dan perangat keras baru.
|