|
54
dikonversikan menjadi
sinyal
digital dengan pencuplikan sinyal
analog pada
saat
diskrit
dalam
waktu,
untuk
menghasilkan sinyal
waktu-diskrit,
dan
kemudian
dengan
mengkuantisasi nilai-nilainya
ke
suatu
himpunan
nilai
diskrit.
Sinyal deterministik dan sinyal acak
Konsep frekuensi dalam sinyal waktu-kontinu dan waktu-diskrit :
Sinyal sinusiodal waktu-kontinu
Sinyal sinusoida waktu-diskrit
2.6.1. Analisis Fourier
Representasi sinyal Fourier
memegang peranan penting dalam pemrosesan
sinyal
diskrit
maupun
kontinu,
yang
menyediakan metode
untuk
memetakan
sinyal
ke
dalam
domain lain (Hayes, 1999, p55).
Menurut Pohlmann
(2000,
p19),
getaran
harmonik alami dari sebuah
gelombang
periodik
dapat
dijabarkan dalam
Teorema
Fourier.
Teorema
Fourier
ini
menyatakan
bahwa
semua
gelombang
periodik
yang
kompleks
dikomposisi
dari
sebuah
seri
harmonik
dari
gelombang
sinus.
Lebih
jauh
lagi,
sebuah
bentuk
gelombang
kompleks
dapat didekomposisi menjadi
isi
gelombang sinus agar dapat dianalisis bentuk alami dari
gelombang kompleks
ini.
Sebuah
transformasi matematis dapat
diterapkan pada
sebuah
bentuk
gelombang
yang
direpresentasikan dalam
satu
waktu
agar
dapat
diubah
menjadi
representasinya
dalam
bentuk
frekuensi.
Sebagai
contoh,
sebuah
gelombang
persegi
dapat
ditransformasi
menjadi
gelombang
sinus fundamentalnya
beserta
urutan
lebih
|