|
22
Menurut
David(200l, p196-197),
matriks IE
didasarkan
pada
dua
dimensi
kunci,
yakni
total
nilai
IFE
yang
diberi
bobot
pada
sumbu
X
dan
total
nilai
EFE
yang
di!:leri bobot
pada
sumbu
Y. Pada
sumbu
X,
total
n11ai
IFE
yang
diberl
bobot
darl
LO-L99 menunjukka:1
posisi
internal
yang
lemah;
niiai 2.0-2.99
dianggap
sedang;
nilai 3.0-4.0
dianggap
kuat. Demikian
pula sumbu Y total
nilai EFE
yang diberi
bobot
dari
1.0-1.99 menunjukkan
posisi
perusahaan terhadap fakt:or
eksternallemall;
nilai
2.0-2.99
dianggap
sedang;
nilai
3.0-4.0
dianggap kuat.
Matrik IE
dapat dibagi
menjadi tiga bagian
utama
yang
memiliki
dampak
statistik
yang berbeda. Pertama
perusahaan
masuk
dalam
set I,
II,
atau
IV dapat
disehut
tumbuh
dan
bina.
Strategi
intensif(penetmsi
pasar,
pengembangan
pasar,
das;
pengembangan
produk)
atau
imegratif(integ;asi ke
belakang,
integrasi
ke
depan,
integrasi horizontal)
mnngkin
paling tepat untuk perusahaan
tersebut.
Kedua,
pemsahaan
yang
masuk
kedalam
sel
HI,
V,
atau VII
terbaik dapat dikelola
dengan
strategi
per..ahanka\"1 dan
peiihara;
penetrasi
pasar
dan
pengem!Jangan
produk
merupakan
strategi
ya11g paling
banyak digunakan
untuk tipe-tipe
perusahaan
ini.
Ketiga, pemsahaan
yang
umum
masuk
keda!an1 sel Vf,
VII, atau
IX
adalah panen
ata:divestasi.
Mermrut
Kotler(2002, p62),
penetrasi
pasar
merupa!am
suatu
strategi
pertumbuhan
perusahaan denga11 meningkatkat"l penjualan
produk yang
ada pada
saat
ini
kepada
segmen
pasar
yartg sekarang
tanpa
mengubah
produk.
Perluasan
dan
pengemb&-: gan pasar
merupakan suatu
strategi
pertambuhan
perusahaan
dengan
mengidentifikasi
dan
memperluas segmen
pasar
yang
baru
untuk
produk yang
sudah
ada. Pengembangan produk
me::upakan suatu
strategi
untuk
pertumbuhan perusahaa.11
|